Kamis, 10 Oktober 2019

Ini Ia 7 Titik Liburan Kota Tua Jakarta yang Tak Boleh Dilewatkan



Siapa yang tak mengetahui tamasya Kota Tua di Jakarta? Bagi yang tinggal di kawasan Jakarta ataupun di luar Jakarta tentunya tak asing lagi dengan tamasya yang satu ini. Liburan Kota Tua Jakarta bisa menjadi opsi yang menarik bagi yang mau menghabiskan akhir minggu.
Malah saat kau sedang berkunjung ke kota Jakarta, mesti rasanya untuk mengunjungi tamasya yang satu ini. Kenapa? Saat ini sebab kau bisa memperhatikan bangunan-bangunan peninggalan di zaman Belanda yang masih kokoh dan mengingatkan suasana Jakarta tempo dahulu yang seperti itu kental. Tidak heran seandainya banyak sekali pelancong yang datang, bagus lokal sampai luar negeri.
Sekiranya berencana mengunjungi tamasya Kota Tua Jakarta, karenanya 7 titik tamasya ini mungkin mesti kau kunjungi:
1. Museum Fatahillah
Salah satu titik tamasya yang menarik yang bisa kau kunjungi selama berada di Kota Tua Jakarta ialah Museum Fatahillah. Liburan yang satu ini sepertinya telah tak bisa dipisahkan lagi dari Kota Tua. Bisa dikatakan seandainya museum ini menjadi saksi bisu pengorbanan masyarakat Indonesia dalam menempuh kemerdekaan.
Mulanya museum ini diberikan nama Museum Batavia saat masa penjajahan VOC. Tidak cuma dibuat sebagai balai kota, tetapi juga dibuat sebagai ruang pengadilan sampai penjara bawah tanah. Tidak heran seandainya Ada banyak sekali benda-benda peninggalan dari jaman Belanda  yang masih tersimpan rapi di Museum Fatahillah. Untuk masuk ke dalam Museum ini, cuma perlu membayar karcis masuk sebesar Rp2000 saja.
2. Museum Bank Indonesia
Gedung dengan gaya colonial khas Belanda ini menjadi obyek tamasya yang tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Kota Tua Jakarya. Museum Bank Indonesia ini ialah peninggalan De Javasche Bank dan telah berdiri semenjak tahun 1828.
Disana kau bisa memperhatikan berbagai info-info berhubungan perjalanan dari dunia perbankan di Indonesia, sebelum bangsa Belanda dan Jepang mulai berdatangan. Untuk mengunjungi tamasya ini tidak perlu mahal-mahal, cukup dengan Rp5000 saja bisa merasakan seluruh hal di dalam Museum Bank Indonesia. Museum ini buka tiap-tiap harinya dan cuma tutup ketika libur Nasional.
3. Stasiun Kereta Api Kota
Untuk berkunjung ke kota Tua Jakarta, kau bisa memilih mengaplikasikan angkutan apa saja. Umpamanya saja kereta api, seandainya memilih mengaplikasikan kereta api karenanya nantinya kau bisa turun tepatnya di Stasiun Jakarta Kota.
Setibanya di stasiun hal yang demikian, kau bisa menikmati suasana yang berbeda dibandingi stasiun-staisun pada lazimnya. Saat ini sebab bangunannya yang antic dan bergaya tempo dahulu sehingga memberikan suasana yang berbeda. Stasiun kereta api ini tepatnya dibangun pada tahun 1929 dan dilegalkan seketika oleh Jenderal dari bangsa Belanda. Objek ini bangunan hal yang demikian masuk ke dalam cagar tradisi yang dilindungi oleh Pemerintah Kota Jakarta.
4. Pelabuhan Sunda Kelapa
Sedangkan tamasya unik lainnya yang bisa dikunjungi selama berada di tamasya Kota Tua Jakarta ialah pelabuhan Sunda Kelapa. Pelabuhan ini menjadi salah satu pelabuhan penting di Indonesia sebab menjadi daerah terhubungnya dengan Negara-negara lainnya.  Dahulunya, pelabuhan ini menjadi daerah persinggahan kapal-kapal asing, tetapi pada abad ke-5 pelabuhan ini dibuat sebagai pelabuhan untuk kesibukan berdagang.
Awalnya ketika ini kegiatannya tak seramai saat pelabuhan Sunda kelapa masih berjaya, tetapi masih banyak pelancong yang datang berkunjung untuk memperhatikan kesibukan Kapal Pinishi, yang adalah kapal angkut perdagangan di Indonesia. Pelabuhan ini dibuka tiap-tiap hari dengan karcis Rp2.500 per orang dan untuk parkir kendaraan beroda empat 4.000 rupiah.
5. Museum Wayang
Mulanya daerah ini bernama Hollandsche yang dibangun di tahun 1640. Museum wayang ini mempunyai berbagai tipe serta format wayang-wayang autentik Indonesia. Tiap-tiap, tidak cuma dari Indonesia saja, kau juga menemukan wayang-wayang dari negara lainnya seperti Thailand, Kamboja, Tiongkok, sampai Suriname. Awalnya bulannya tepatnya pada pekan ke-2 dan ke-3, lazimnya terdapat gelaran wayang yang bisa kau saksikan.
6. Museum Bahari
Bagi yang menyenangi kapal-kapal laut atau apa saja yang terkait dengan laut, karenanya obyek tamasya yang satu ini sungguh-sungguh disarankan untuk dikunjungi.   Museum ini berada di seberang dari pelabuhan Sunda Kelapa.
Mulanya daerah ini difungsikan sebagai daerah untuk menaruh hasil bumi yang menjadi komoditi utama dari VOC. Tidak cuma itu saja kau dapat memperhatikan bermacam-macam jenis perahu tradisional yang dipakai pada jaman VOC. Titik itu, museum ini juga menaruh bermacam-macam koleksi lainnya seperti biota laut sampai data penyebaran ikan-ikan yang ada di lautan Indonesia.
7. Museum Seni Rupa dan Keramik
Titik tamasya lainnya yang wajib kau kunjungi saat berada di Liburan Kota Tua Jakarta ialah Museum Seni Rupa dan Keramik. Disini kau dapat menyaksikan 350 lukisan serta 1.350 tipe keramik yang berasal dari bermacam-macam tempat, mulai dari Eropa, Asia, dan tempat-tempat lainnya di Indonesia.
Uniknya lagi kau dapat menemukan keramik yang berasal dari abad ke-14, pada jaman kerajaan Majapahit. Momen membeli oleh-oleh? Terdapat warung souvenir yang memasarkan berbagai variasi cindera mata menawan yang menarik untuk dibawa pulang.
Jadikan Tamasya Tidak Terasa Menarik dan Menyenangkan
Sebelum bertamasya, pastikan seandainya telah merancang dengan bagus peristiwa wisata yang akan kau lakukan. Sehingga wisata jadi terasa menyenangkan dan menghadirkan peristiwa-peristiwa yang tidak terlupakan. Tak perlu jauh-jauh untuk menerima sensasi wisata yang menyenangkan seandainya rupanya tempat daerah kau tinggal rupanya mempunyai banyak daerah tamasya yang menarik dan tentunya dapat lebih menghemat uang wisata kau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar